Konser Evanescence Diwarnai Insiden Kebakaran, Api Muncul Saat Lagu Baru Dibawakan

Musikku.id – Konser rock identik dengan permainan cahaya yang megah, efek visual spektakuler, hingga piroteknik yang membuat suasana semakin dramatis.
Namun di balik kemegahan itu, selalu ada risiko yang harus diantisipasi. Hal itulah yang terjadi dalam kebakaran di konser Evanescence yang berlangsung di Tampa, Florida, Amerika Serikat.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat malam (12/6) ketika band yang dipimpin Amy Lee sedang menjalani rangkaian tur Amerika Utara 2026. Sebuah tirai di sisi panggung tiba-tiba terbakar saat pertunjukan berlangsung.
Meski terlihat cukup mengkhawatirkan, kejadian itu berhasil ditangani dengan cepat tanpa menghentikan jalannya konser.
Baca juga: Terungkap! Alasan Tyo Nugros Dicegah ke Luar Negeri oleh Imigrasi
Menariknya, sebagian besar penonton yang hadir bahkan tidak menyadari bahwa sebuah kebakaran kecil sempat terjadi di area panggung.
Kronologi Kebakaran di Konser Evanescence
Insiden bermula ketika Evanescence membawakan lagu “Calm Down”, salah satu lagu dari album studio terbaru mereka yang berjudul Sanctuary.

Saat lagu tersebut dimainkan, efek kembang api yang menjadi bagian dari pertunjukan terlihat menyala dari sisi kanan panggung. Namun, salah satu percikan diduga mengenai bagian tirai panggung dan dekorasi di dekatnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, api terlihat mulai muncul dan membakar sebagian kecil area panggung. Meski begitu, situasi tidak berkembang menjadi lebih serius.
Seorang kru panggung terlihat bergerak cepat menuju titik api. Dengan alat sederhana yang tampak seperti botol air atau perangkat pemadam ringan, api berhasil dipadamkan hanya dalam hitungan detik.
Kecepatan respons tersebut menjadi faktor utama yang membuat insiden tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Penampilan Evanescence Tetap Berjalan Tanpa Gangguan
Salah satu hal yang membuat banyak penggemar terkejut adalah fakta bahwa konser sama sekali tidak dihentikan.
Amy Lee dan personel Evanescence tetap melanjutkan penampilan mereka seperti biasa. Tidak ada jeda, tidak ada pengumuman darurat, dan tidak ada tanda-tanda kepanikan dari atas panggung.
Justru setelah video-video dari area penonton mulai beredar di internet, banyak penggemar baru menyadari bahwa sebuah insiden sempat terjadi.
Hal ini menunjukkan tingkat profesionalisme yang tinggi dari kru produksi dan para musisi yang berada di atas panggung.
Konser di Tampa merupakan bagian dari tur Amerika Utara Evanescence tahun 2026 yang baru dimulai.
Tur tersebut dibuka sehari sebelumnya di West Palm Beach, Florida dan akan terus berlanjut hingga awal Agustus mendatang.
Rangkaian tur ini menjadi salah satu agenda terbesar Evanescence dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah perilisan album terbaru mereka yang berjudul Sanctuary.
Baca juga: Naykilla Gandeng Jefri Nichol di MV MMG, Visual dan Ceritanya Curi Perhatian
Setelah menyelesaikan jadwal di Amerika Utara, band ini dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Eropa pada September hingga Oktober 2026.
Tidak hanya itu, Evanescence juga telah mengumumkan penampilan spesial di Red Rocks Amphitheatre, Colorado, yang menjadi salah satu venue konser paling ikonik di Amerika Serikat.
Dengan jadwal yang masih panjang, para penggemar tentu berharap insiden di Tampa menjadi kejadian pertama sekaligus terakhir selama tur berlangsung.
Di luar insiden yang sempat menarik perhatian, tur kali ini sejatinya menjadi momen penting bagi Evanescence untuk memperkenalkan album Sanctuary kepada publik.
Album keenam mereka tersebut menandai kelanjutan perjalanan band yang selama lebih dari dua dekade dikenal lewat perpaduan rock alternatif, nu metal, dan sentuhan simfonik yang khas.
Amy Lee masih menjadi pusat kekuatan Evanescence. Karakter vokalnya yang emosional tetap menjadi daya tarik utama yang membuat band ini memiliki basis penggemar setia di berbagai negara.
Lagu “Calm Down” yang sedang dimainkan ketika insiden terjadi juga menjadi salah satu lagu yang banyak dibicarakan sejak album tersebut dirilis.
Bagi penggemar lama, Sanctuary menawarkan nuansa yang tetap familiar. Sementara bagi pendengar baru, album ini menjadi pintu masuk yang menarik untuk mengenal lebih jauh evolusi musik Evanescence.



