Ini 5 Musisi Gratiskan Lagunya dipakai di Kafe

Polemik soal royalti lagu yang diputar di tempat usaha seperti kafe dan restoran lagi jadi sorotan. Banyak pemilik usaha yang pusing karena harus bayar ke Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) atau pencipta lagu jika memutar musik di tempat umum.
Tapi, di tengah kisruh ini, beberapa musisi Tanah Air justru ambil langkah berbeda. Mereka memberikan izin gratis untuk lagu-lagu mereka diputar, bahkan dibawakan secara live, tanpa perlu bayar royalti. Siapa saja mereka?
1. Ahmad Dhani
Pentolan Dewa 19 ini mengumumkan langsung lewat Instagram @officialdewa19. Ia mengizinkan lagu-lagu Dewa 19 versi feat. Virzha atau Ello untuk diputar gratis di restoran/kafe.
> “Ahmad Dhani sebagai pemilik master kasih gratis kepada yang berminat,” tulisnya. Syaratnya? Cukup DM ke akun Instagram tersebut!
2. Juicy Luicy
Vokalis Juicy Luicy, Uan Kaisar, juga santai soal royalti. Dalam siaran live Instagram, ia mempersilakan siapa pun untuk membawakan lagu mereka di kafe tanpa ribet izin.
> “Boleh, bawain aja tuh di kafe,” katanya.
Ia juga menyarankan pakai musik lo-fi di YouTube untuk menghindari isu royalti tapi tetap jaga vibe.
3. Rhoma Irama
Sang Raja Dangdut, Rhoma Irama, memberikan pernyataan tegas lewat kanal YouTube-nya: semua penyanyi dangdut boleh menyanyikan lagu-lagunya secara bebas.
> “Enggak saya tagih, enggak usah bayar sama saya,” ujar Rhoma.
4. Charly Van Houten
Mantan vokalis ST12 ini juga ikut meramaikan dengan pernyataan terbuka di Instagram. Ia membebaskan siapa pun menyanyikan karya-karyanya, dari tongkrongan hingga panggung besar.
> “Bebas menyanyikan seluruh karya laguku, teman-teman di Indonesia maupun penyanyi dunia dan akhirat,” tulisnya, dengan gaya khasnya.
5. Thomas Ramdhan (GIGI)
Bassist GIGI ini memberikan keringanan khusus bagi musisi kafe. Kalau bayarannya di bawah Rp 5 juta per acara, lagu-lagu ciptaannya boleh dibawakan gratis.
> “Kalau untuk band atau penyanyi yang dibayar di bawah 5 juta per event, gratis,” ucapnya.
Tapi ia juga mengingatkan, kalau lagu itu dipakai untuk iklan atau proyek komersial lain, tetap harus izin label.
Kesimpulan
Langkah ini tentu jadi angin segar buat pemilik usaha dan musisi kafe yang ingin tetap menghibur pengunjung tanpa terbebani biaya tambahan. Tapi tetap perlu dicatat: izin ini hanya berlaku sesuai konteks yang disebut para musisinya, bukan untuk kepentingan komersial besar.
Semoga langkah mereka bisa jadi inspirasi buat industri musik yang lebih adil dan manusiawi.
Kalau kamu punya usaha dan mau mutar lagu, cek dulu daftar ini siapa tahu lagu favoritmu termasuk yang sudah dibebaskan royalti!



