Berita Terbaru

Oasis Raup Rp7,6 Triliun dari Tur Reuni, Liam dan Noel Makin Tajir

Reuni Oasis setelah 16 tahun hiatus sukses menciptakan gelombang nostalgia global sekaligus menghasilkan keuntungan fantastis hingga triliunan rupiah.

Musikku.id – Kembalinya Oasis ke panggung musik dunia menjadi salah satu peristiwa terbesar di industri hiburan dalam beberapa tahun terakhir. Setelah lebih dari satu dekade dikenal karena konflik panas antara Noel Gallagher dan Liam Gallagher, duo kakak beradik tersebut akhirnya memilih berdamai dan menghidupkan kembali band legendaris asal Inggris itu.

Keputusan besar tersebut ternyata bukan hanya memuaskan kerinduan jutaan penggemar, tetapi juga mendatangkan keuntungan finansial luar biasa. Tur reuni bertajuk Oasis Live ‘25 disebut berhasil menghasilkan kekayaan gabungan hingga 375 juta poundsterling atau sekitar Rp7,6 triliun.

Baca juga: Tiket Westlife GBK 2027 Ludes, VIP Habis dalam 5 Menit

Nominal fantastis itu membuat Noel dan Liam Gallagher untuk pertama kalinya masuk dalam daftar musisi terkaya di Inggris Raya versi Sunday Times Rich List.

Tur Reuni Oasis Jadi Fenomena Global

Tur reuni Oasis memang menjadi magnet besar sejak pertama kali diumumkan. Banyak penggemar yang sudah menunggu momen comeback tersebut selama bertahun-tahun.

Rangkaian tur Oasis Live ‘25 dimulai pada 4 Juli 2025 di Cardiff dan berakhir pada 23 November 2025 di Sao Paulo, Brasil. Dalam kurun waktu sekitar lima bulan, Oasis sukses menggelar total 41 pertunjukan di berbagai negara.

Menariknya, seluruh tiket konser dilaporkan habis terjual alias sold out. Antusiasme penggemar yang sangat tinggi membuat konser Oasis menjadi salah satu tur musik paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.

Fenomena ini menunjukkan bahwa nama Oasis masih memiliki pengaruh besar di industri musik global, terutama bagi penggemar musik britpop era 1990-an hingga awal 2000-an.

Noel dan Liam Gallagher Masuk Daftar Musisi Terkaya Inggris

Berkat kesuksesan tur reuni tersebut, Noel Gallagher dan Liam Gallagher kini resmi masuk dalam jajaran elite musisi kaya Inggris Raya.

Menurut laporan terbaru Sunday Times Rich List, kekayaan gabungan keduanya diperkirakan mencapai 375 juta poundsterling atau setara Rp7,6 triliun.

Angka tersebut langsung menempatkan mereka di posisi ke-11 daftar musisi terkaya di Inggris.

Pencapaian ini menjadi sangat menarik mengingat hubungan Noel dan Liam selama bertahun-tahun dikenal penuh konflik. Bahkan banyak penggemar sempat pesimistis Oasis akan kembali bersatu.

Namun reuni yang awalnya dianggap mustahil justru berubah menjadi salah satu keputusan bisnis paling menguntungkan dalam sejarah musik modern Inggris.

Tidak Hanya Tiket Konser, Merchandise Oasis Ikut Laris

Keuntungan besar Oasis ternyata tidak hanya berasal dari penjualan tiket konser.

Merchandise resmi tur Oasis Live ‘25 juga menjadi sumber pemasukan besar bagi Gallagher bersaudara. Kaus, hoodie, poster, hingga berbagai koleksi eksklusif laris diburu penggemar di setiap kota yang disambangi tur tersebut.

Selain merchandise, Oasis juga memanfaatkan momentum reuni dengan strategi bisnis lain, termasuk perilisan ulang album legendaris mereka.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah perilisan ulang album Standing on the Shoulder of Giants versi remastered dalam format vinyl.

Album yang pertama kali dirilis tahun 2000 itu kembali diminati kolektor musik dan penggemar lama Oasis. Tren piringan hitam yang kembali populer ikut membantu penjualan album tersebut meningkat tajam.

Strategi komersial yang matang membuat Oasis tidak hanya sukses secara musikal, tetapi juga secara bisnis.

Meski Noel dan Liam Gallagher kini berhasil masuk daftar musisi terkaya Inggris, posisi puncak masih belum tergoyahkan.

Legenda hidup The Beatles, Paul McCartney, tetap menjadi musisi terkaya di Inggris Raya.

Bersama sang istri, total kekayaan McCartney diperkirakan mencapai 1,055 miliar poundsterling atau sekitar Rp25 triliun.

Angka tersebut jauh di atas kekayaan Gallagher bersaudara, namun pencapaian Oasis tetap dianggap luar biasa karena diraih dalam waktu relatif singkat setelah reuni.

Industri Musik Masih Dikuasai Konglomerat Besar

Di luar daftar musisi, industri musik global sendiri masih dikuasai para pengusaha besar.

Nama Sir Leonard Blavatnik menjadi sosok paling kaya di industri musik secara keseluruhan. Pengusaha kelahiran Rusia itu dikenal sebagai pemegang saham mayoritas Warner Music Group.

Total kekayaan bersih Blavatnik diperkirakan mencapai 26,852 miliar poundsterling atau sekitar Rp638 triliun.

Sementara itu, daftar orang terkaya di Inggris secara umum masih dipimpin keluarga Hinduja Group dengan estimasi kekayaan mencapai 38 miliar poundsterling atau sekitar Rp903 triliun.

Reuni Oasis Dinilai Jadi Langkah Bisnis Paling Brilian

Banyak pengamat industri musik menilai reuni Oasis sebagai salah satu langkah bisnis paling cerdas dalam dekade ini.

Konflik Noel dan Liam selama bertahun-tahun justru membuat momen comeback mereka terasa sangat spesial bagi penggemar. Faktor nostalgia menjadi kekuatan besar yang mendorong tingginya penjualan tiket dan merchandise.

Baca juga: The Virgin Bikin Geger! Single “Gila Dangdut” Satukan Rock dan Dangdut

Tak sedikit penggemar yang rela mengeluarkan uang besar demi menyaksikan Oasis tampil bersama lagi di atas panggung.

Selain itu, media sosial ikut memperbesar gaung reuni tersebut. Setiap konser Oasis selalu ramai diperbincangkan dan viral di berbagai platform digital.

Fenomena ini membuktikan bahwa Oasis masih menjadi salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik Inggris.

Oasis Tetap Jadi Ikon Britpop Dunia

Meski industri musik terus berubah, popularitas Oasis ternyata belum pudar.

Lagu-lagu seperti Wonderwall, Don’t Look Back in Anger, hingga Champagne Supernova masih memiliki tempat spesial di hati penggemar lintas generasi.

Bahkan generasi muda yang sebelumnya tidak mengalami era kejayaan Oasis ikut mengenal musik mereka lewat platform streaming dan media sosial.

Tur reuni Oasis Live ‘25 akhirnya bukan sekadar konser nostalgia, melainkan perayaan besar perjalanan salah satu band paling ikonik dalam sejarah musik dunia.

Dengan keuntungan mencapai triliunan rupiah dan status baru sebagai musisi elite Inggris, Noel dan Liam Gallagher kini membuktikan bahwa perdamaian mereka bukan hanya kabar bahagia bagi penggemar, tetapi juga keputusan bisnis yang sangat menguntungkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button