Berita TerbaruSingle TerbaruVideo Klip

MEET ON FRIDAY Gebrak Musik Indonesia! Band Asal Pontianak Rilis “SABDA” dengan Aransemen Ganas

Musikku.id – Bagaimana jika sebuah band baru langsung memperkenalkan diri dengan musik yang terdengar agresif, vokal penuh energi, tetapi tetap menyimpan pesan yang cukup dalam?

Pertanyaan itu bisa dijawab oleh MEET ON FRIDAY, band asal Pontianak, Kalimantan Barat, yang resmi memperkenalkan single perdana mereka berjudul “SABDA”.

Sejak awal lagu, MEET ON FRIDAY tidak mencoba bermain aman. “SABDA” hadir dengan aransemen modern rock yang dipadukan sentuhan metalcore, alternative, serta elemen pop agar tetap memiliki daya dengar yang luas.

Namun, kekuatan lagu ini bukan hanya terletak pada distorsi gitar atau karakter vokalnya yang garang.

Di balik musik yang agresif, “SABDA” membawa tema reflektif tentang eksistensi manusia, kehidupan, kematian, dosa, hingga penghakiman.

Baca juga: SLR Rilis “1000 Jalan”, Salam Perpisahan untuk Drummer Bumbum

Kombinasi antara musik yang keras dan pesan yang serius tersebut membuat debut MEET ON FRIDAY layak mendapat perhatian.

Salah satu elemen yang langsung mencuri perhatian dari “SABDA” adalah vokal Farhad.

Sebagai vokalis, Farhad memberikan warna modern rock yang cukup kuat. Karakter vokalnya kemudian diperkuat dengan kemampuan scream yang menghadirkan sisi agresif ketika lagu memasuki bagian-bagian tertentu.

Perpaduan vokal tersebut membuat dinamika lagu terasa lebih hidup.

Dalam “SABDA”, karakter vokal Farhad menjadi salah satu elemen yang membantu MEET ON FRIDAY membangun identitas sejak single perdana.

Tentang Lagu “SABDA”

Secara tema, “SABDA” bukan sekadar lagu tentang kehidupan sehari-hari.

Lagu ini menggambarkan perjalanan eksistensi manusia yang pada akhirnya akan kembali kepada asalnya.

Baca juga: Vanesha Prescilla Bikin Nostalgia! The Midnight Darlings Rilis Single “SEMU” Bernuansa Era 2000-an

Gagasan tersebut kemudian dikembangkan melalui refleksi mengenai kehidupan, kematian, dosa, dan penghakiman.

MEET ON FRIDAY mengajak pendengar melihat kembali perjalanan hidup masing-masing. Bukan hanya tentang apa yang sudah dilakukan, tetapi juga mengenai apa yang sebenarnya dicari dan diyakini selama menjalani kehidupan.

Selain komposisi dan vokal, kualitas produksi menjadi bagian penting dari sebuah rilisan perdana.

“Sabda” mendapatkan sentuhan produksi dari Wina dan Ian WAIT, yang turut membentuk karakter sonik lagu tersebut.

Produksi yang rapi membuat berbagai elemen dalam lagu dapat bekerja secara berimbang. Energi gitar dan bagian agresif tidak sepenuhnya menutupi karakter vokal, sementara elemen melodis tetap memiliki ruang.

Baca juga: KOTAK Resmi Jadi Band Independen Usai 18 Tahun Bersama Warner Music Indonesia

Bagi band baru, kualitas produksi seperti ini penting karena single pertama sering menjadi kesan awal bagi pendengar maupun pelaku industri musik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button