Berita TerbaruMusisi

Ariel NOAH Nyaris Jadi Vokalis Yovie & Nuno, Kenapa Pilih Peterpan?

Musikku.id – Banyak penggemar mungkin mengenal Ariel sebagai sosok yang identik dengan Peterpan dan NOAH. Namun siapa sangka, di awal perjalanan kariernya, Ariel pernah mendapat kesempatan untuk bergabung dengan Yovie & Nuno.

Cerita menarik ini diungkap langsung oleh Ariel saat berbincang bersama Yovie Widianto. Kala itu, Ariel masih berjuang bersama Peterpan di Bandung dan belum menjadi nama besar seperti sekarang.

Ariel mengenang momen ketika dirinya mendapat telepon yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Sehari setelah tampil bersama Peterpan di sebuah kafe bernama Sapu Lidi, ia dihubungi seseorang yang membawa pesan dari Yovie Widianto.

Tawaran tersebut bukan tawaran biasa. Ariel diminta mengikuti audisi untuk menjadi vokalis Yovie & Nuno yang saat itu sedang mencari sosok penyanyi dengan karakter suara kuat.

“Sehari setelah itu tiba-tiba ada yang menghubungi, katanya vokalisnya Peterpan mau nggak bergabung di audisi untuk vokalisnya Yovie & Nuno waktu tahun 2001,” cerita Ariel.

Baca juga: Kenapa Album “Seperti Seharusnya” Masih Dianggap Masterpiece NOAH?

Mendapat telepon dari musisi besar seperti Yovie Widianto tentu bukan hal yang biasa bagi Ariel yang saat itu masih merintis karier.

Bahkan, Ariel mengaku sempat tidak percaya dengan tawaran tersebut. Ia mengira ada seseorang yang sedang mengerjainya.

Dengan gaya khasnya yang santai, Ariel mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertanya-tanya apakah tawaran tersebut benar adanya atau hanya sebuah lelucon.

Keraguan itu cukup wajar. Saat itu Peterpan belum menjadi band fenomenal. Ariel dan rekan-rekannya masih berusaha mencari jalan untuk menembus industri musik nasional.

Alasan Ariel Menolak Kesempatan Emas

Jika melihat perjalanan Yovie & Nuno yang sukses hingga sekarang, banyak orang mungkin menganggap tawaran tersebut adalah kesempatan emas.

Namun Ariel memiliki alasan kuat untuk tidak mengambilnya.

Saat itu Peterpan ternyata sudah memiliki modal penting untuk melangkah lebih jauh. Band asal Bandung tersebut telah memiliki demo lagu yang siap diperkenalkan kepada industri musik.

Ariel merasa dirinya memiliki tanggung jawab untuk tetap bersama teman-temannya di Peterpan.

“Cuma pas waktu itu Peterpan-nya sudah punya demo tiga lagu, jadi waktu itu kayaknya nggak bisa gabung,” ungkap Ariel.

Keputusan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun dari sudut pandang sekarang, keputusan itu menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah musik Indonesia.

Bagaimana Jika Ariel Memilih Yovie & Nuno?

Pertanyaan ini tentu menarik untuk dibayangkan.

Bagaimana jika Ariel menerima tawaran Yovie Widianto?

Mungkin Ariel akan tumbuh sebagai vokalis utama Yovie & Nuno. Mungkin lagu-lagu romantis khas Yovie akan memiliki warna berbeda dengan karakter vokal Ariel yang khas dan emosional.

Di sisi lain, Peterpan mungkin tidak akan berkembang menjadi fenomena besar seperti yang kita kenal hari ini.

Baca juga: Ariel NOAH Manggung Lagi Setelah 3 Tahun Vakum, Penonton Konser Raisa Langsung Histeris

Lagu-lagu seperti “Mimpi yang Sempurna”, “Topeng”, “Ada Apa Denganmu”, hingga “Bintang di Surga” bisa saja tidak pernah hadir dalam bentuk yang sama.

Ariel sendiri mengaku pernah memikirkan kemungkinan tersebut.

Menurutnya, jalan hidup bisa berubah hanya karena satu keputusan kecil yang diambil pada waktu yang tepat.

Yovie Widianto: Ariel Memiliki Warna Suara yang Hebat

Menanggapi cerita tersebut, Yovie Widianto mengaku tidak heran jika Ariel akhirnya menjadi salah satu vokalis paling berpengaruh di Indonesia.

Menurut Yovie, Ariel memiliki karakter suara yang sangat kuat dan mudah dikenali.

Kualitas itulah yang membuat Ariel mampu bertahan di industri musik selama lebih dari dua dekade.

Yovie bahkan menyebut Ariel sebagai penyanyi dengan warna vokal yang luar biasa.

Pujian tersebut bukan tanpa alasan. Keduanya pernah berkolaborasi membawakan lagu “Sempat Memiliki” dalam konser perayaan 25 tahun Yovie & Nuno.

Penampilan tersebut mendapat banyak respons positif dari penggemar karena mempertemukan dua nama besar dalam industri musik Indonesia.

Kolaborasi itu sekaligus memberi gambaran kepada publik tentang bagaimana jadinya jika Ariel benar-benar menjadi bagian dari Yovie & Nuno.

Takdir yang Membentuk Sejarah Musik Indonesia

Kisah Ariel NOAH nyaris menjadi vokalis Yovie & Nuno menunjukkan bahwa perjalanan karier seorang musisi sering kali ditentukan oleh keputusan-keputusan kecil yang diambil pada waktu yang tepat.

Ariel memilih bertahan bersama Peterpan karena percaya pada mimpi yang sedang dibangun bersama teman-temannya.

Keputusan itu kemudian melahirkan salah satu band terbesar dalam sejarah musik Indonesia.

Sementara itu, Yovie & Nuno tetap berkembang menjadi grup musik yang melahirkan banyak lagu hits dan dicintai lintas generasi.

Pada akhirnya, tidak ada yang benar-benar tahu seperti apa jadinya jika Ariel memilih jalan berbeda. Namun satu hal yang pasti, keputusan tersebut telah menghasilkan dua nama besar yang sama-sama memberi warna penting bagi industri musik Tanah Air.

Dan mungkin, justru karena Ariel tidak jadi bergabung dengan Yovie & Nuno, sejarah musik Indonesia menjadi seperti yang kita nikmati hari ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button